Ajian Ilmu Untuk Menjadi Pawang Hujan √

Pawang hujan merupakan pekerjaan yang sangat sulit dilakukan, untuk bisa menghentikan hujan mengunakan doa-doa, ajian dan amalan dibutuhkan tirakat dan puasa yang berat. Karena itulah, tidak semua orang mampu untuk menjadi seorang pawang hujan.

mantera pawang hujan

Menjadi pawang hujan, bisa menjadi sumber pemasukan atau pekerjaan yang bisa menghasilkan uang yang banyak. Sebut saja, saat seseorang sedang mengadakan hajatan, sunatan / khitanan, pernikahan dan acara-acara khusus lainnya, dikuatirkan turun hujan maka jasa pawang hujan bisa digunakan!

Untuk menjadi seorang pawang hujan, terdapat banyak sekali doa yang bisa Anda gunakan untuk menghentikan hujan sementara atau memindahkannya. Jika hujan tidak sanggup untuk ditahan, maka memindahkannya adalah jalan yang terbaik supaya tidak turun di lokasi yang sedang di pawangi.

Mantera Pawang Hujan

Bila Anda berminat untuk bisa menghentikan hujan, cobalah untuk mengunakan ilmu yang manteranya saya tulis dibawah, hafalkan terlebih dahulu!

Wa iya kanas ta in wujudku kai fafa robuka, byak-byak Sun matek Ajiku Montro Dirgo Padang. Rogo mulyo roso jati ingsun, podo sebo marang dumadi Surodirojoyoningrat, Lebur dening pangastuti, hayu, hayu, hayu rahayu. Kersaning Gusti kang moho suci padang, padang, padang. Al Fatiha 7 kali.

Setelah hafal, lakukanlah puasa mutih selama 11 hari, pada malam terakhir Anda tidak diperbolehkan untuk tidur sampai jam 5 subuh.

Untuk memawangi hujan, saat dibutuhkan niatkan hati Anda untuk mengentikan hujan, atau memindahkannya dan di lanjutkan dengan membaca mantera diatas sebanyak 7 kali, dan ingat mengunakan kuncinya harus telah melewati puasa.

Jika hujan tidak kunjung reda, maka berusahalah untuk mengosentrasikan diri Anda dalam membaca manteranya, bila sampai 3 kali dengan waktu 1-2 jam hujan tidak kunjung berhenti. Cobalah koreksi diri Anda, yang utama adalah mengulangi kembali puasa yang Anda jalani, karena bisa jadi terdapat kesalahan saat Anda melakukan puasa.

Baca Juga:  [Ilmu Pawang] Supaya Turun Hujan √

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close