[Ilmu Pawang] Supaya Turun Hujan √

Memiinta hujan supaya turun, biasanya sering dilakukan sholat secara berjamaah. Berbeda dengan pawang hujan, mereka memiliki Ajian sendiri untuk meminta hujan segera turun di lokasi yang ia inginkan, walaupun jarang digunakan namun tetap saja banyak yang memiliki untuk melakukan serangan sesama pawang hujan.

ilmu meminta turun hujan

Ilmu meminta turunnya hujan, biasanya akan digunakan pada waktu-waktu tertentu saja. Sebenarnya ilmu ini juga bisa digunakan saat kemarau tiba, namun akan ada pantangannya!

Selain itu, ilmu ini juga tergolong berat dalam memilikinya, dibutuhkan tekat yang kuat dan keseriusan jika ingin memilikinya. Bagi Anda yang berminat mempelajari ilmu ini, hal pertama yang Anda hafalkan adalah manteranya dibawah ini:

Niat ingsun matek Ajiku si Guntung Mawur kapethik jantraning rino sirulloh
Kodratulloh, kapethik jantrane wengi tekakno udan kapisan lepono jagadtulloh. Mendhung abang podho teko, mendhung
ireng podho sebo, mendung putih gumulung dadio pitung samudro sokno ing (Sebutkan Nama Daerah Anda) iki.
Nabi Khidhir kang mengkoni toya tak jaluk katiyasanmu bres teles-teles saking kersaning Alloh. Yahu Yaa Alloh, Yahu Yaa
Alloh, Yahu Yaa Alloh.

Setelah hafal, selanjutnya lakukan puasa mutih selama 41 hari, dan pati geni sehari semalam. Jika Anda merasa ragu menjalani puasanya, silahkan minta bantuan paranormal supaya puasa yang Anda jalani tidak menjadi sia-sia.

Untuk cara mengunakannya, mantera diatas Anda baca sebanyak 7 kali sambil membakar Hio lidi 3 batang, dan dengan niat yang khusus. Insya Allah hujan akan segera turun, akan tetapi lihat juga keadaan cuacanya, jika musim kemarau kemungkinan turunnya hujan akan sedikit lama.

Perlu diketahui bahwa ilmu ini memiliki pantangan, apa bila dilokasi yang akan Anda turunkan hujan ada orang mati / meninggal maka ilmu ini akan sirna dan tidak dapat Anda gunakan lagi, jika masih ingin memilikinya Anda harus mentirakatinya lagi.

Baca Juga:  Ajian Ilmu Untuk Menjadi Pawang Hujan √

Sebenarnya, ilmu dari Ajian ini intinya untuk menyalahkan seorang pawang hujan yang sedang melakukan pekerjaannya, supaya malu dan tidak dipercayai orang. Tapi kita ambil positifnya saja, dengan mengunakannya untuk membantu banyak orang, terutama pada musim kemarau supaya tetap bisa mendapatkan air bersih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close