Puasa Nganyep, Tirakat Makan Yang Tak Berasa

Puasa Nganyep termasuk juga ya sob, salah satu tirakat Jawa yang lelakunya menuntut keperihatin dari yang menjalaninya, kebanyakan orang masih samar dan belum mengerti betul akan jenis tirakat yang satu ini, malah banyak yang menyamakannya dengan sebutan Puasa Mutih padahal jelas terdapat perbedaan yang mencolok untuk jenisnya.

Puasa Nganyep ini memang hampir mirip dengan mutih, “Anyep” yang berarti Hambar jadi kata “Nganyep” yang berarti Ngambar atau Menghambar kan suatu makanan. Jadi mereka yang menjalani Puasa Nganyep ini hanya boleh makan yang hambar atau tidak berasa saja.

tirakat kejawen puasa nganyep

Beberapa orang yang menjalankan Puasa Nganyep ini, lebih banyak yang gagal dari yang berhasil. Penyebab utamanya adalah, kurangnya pengetahuan dan pendalaman akan Nganyep ini, mereka biasanya akan berpatokan hampir mirip dengan mutih namun mengunakan niat untuk puasa Nganyep jadi gagalah suatu Hajat atau suatu ilmu yang dipelajarinya.

Tuntutan dari orang yang berniat puasa Nganyep adalah mereka yang telah menyiapkan suatu makanan untuk sahur dan buka puasa dengan sesuatu makanan yang telah di anyepkan terlebih dahulu, bila air putih ini hal yang wajar karena memang ia tanpa rasa.

Jadi bila Anda ingin menjalani tirakat ini, ada baiknya mengikuti panduan yang akan saya tuliskan dibawah nanti, tapi harus Anda susun dengan matang persiapannya sebelum menjalaninya nanti.

Begini Persiapan Untuk Puasa Nganyep Supaya Berhasil

Hal utama yang harus Anda pikirkan sebelum menjalaninya adalah pilihan hari yang tepat. Sebelum menjalaninya, persiapkan waktu Anda menjalaninya itu harus pas, karena bahan untuk nganyep ini harus dipersiapkan terlebih dahulu sebelum bisa menjalaninya.

Baca Juga:  Puasa Ngidang, Lengkap Dengan Tata Cara

Bila Anda sudah menyiapkan waktu yang pas, maka siapkanlah sepiring nasi putih lalu biarkan sampai 1 atau 2 hari supaya rasanya menjadi hambar, saat sudah jadi barulah Anda mulai menjalani puasanya dengan memakan nasi putih yang telah di hambarkan tadi, bila Anda menjalani Puasa Nganyep lebih dari 1 hari maka saat menjalaninya persiapkan juga nasi hari itu untuk di makan ke esokan harinya.

Begitulah seterusnya, bila Anda menjalani puasanya lebih dari sehari. Karena kan namanya orang puasa ngenyep ada yang 1, 3, 5, 7 hari dan bahkan berbulan-bulan sampau ketentuan menjalaninya benar-benar rampung dan selesai.

Tujuan Orang Puasa Nganyep Ini Untuk Apa

Dalam menjalani sebuah tirakat, pasti mereka memiliki tujuan tertentu seperti hajat yang mengharuskan mereka menjalani tirakat ini sebelum permohonannya terkabulkan.

Gamblangnya gini, Anda ingin memiliki sebuah ilmu kebal dari Ajian tertentu lalu dalam persyaratan harus ditebus dengan laku Puasa Nganyep. Disinilah letaknya, mengapa ada orang yang menjalani Puasa jenis ini, bukan berarti mereka menjalaninya hanya untuk prihatin dengan keadaan ekonomi semata.

Selain itu, ada juga orang yang menjalani Puasa Nganyep untuk keperluan lain, seperti ingin rejekinya lancar lalu menjalani lelaku ini sambil memohon kepada sang pecipta supaya diberikan kelancaran rejeki dan sandang pangannya.

Manfaat Orang Yang Menjalani Puasa Nganyep Itu Banyak Sekali

Tirakat itu memberikan manfaat yang banyak sekali, bukan hanya untuk diri kita sendiri tapi kepada orang lain juga akan mendapatkan manfaatnya.

Sebut saja bila di rumah Anda sering menyisahkan nasi putih karena borosnya pengeluaran biaya di rumah. Dengan menjalani Puasa Nganyep ini setidaknya Anda bisa memakan sisa dari Nasi tersebut, sudah pasti akan bermanfaat kan.

Baca Juga:  Pelet Perempuan Dengan Puasa Mutih 1, 2 dan 3 Hari

Selain untuk disekitar, rasakan juga manfaat dalam diri Anda. Bila biasanya Anda sehari makan sampai 3 kali, bila menjalani Puasa Nganyep itu bisa di kurangi 1 kali, dan meringankan beban ekonomi sekaligus mendapatkan kesehatan dalam tubuh.

Karena dalam sehari, apa saja yang kita makan, bisa saja menjadi toksin yang terus menumpuk. Dengan menjalani puasa Nganyep maka berkurang juga toksin yang kosumsi dalam beberapa hari, sudah tentu tubuh kita akan menjadi lebih sehat lagi.

Tapi sayangnya, kesadaran akan berpuasa ala Kejawen ini sudah banyak sekali di tinggalkan dalam kehidupan yang padahal puasa-puasa tersebut justru akan memberikan dampak yang sangat baik dan bermanfaat. Kecuali bagi mereka yang menyukai olah kanuragan dan pecinta ilmu kebatinan, mereka sangat sering menjalani sebuah Lelaku terutama Puasaa Nganyep ini.

Jadi tirakat Jawa yang banyak dijalani orang tua jaman dulu itu, sebenarnya tidaklah hilang dari peradaban masyarakat Jawa. Tetap ada saja orang yang menjalaninya, karena memang membutuhkan sesuatu rapalan dan hajat yang mereka inginkan.

Termasuk puasa Nganyep, tetap akan ada saja orang yang menjalaninya karena ada banyak sekali Ilmu Jawa, Ajian Kejawen yang memberikan persyaratan untuk di tebus dengan lelaku Puasa Nganyep ini.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close